Berita Liga Italia: Direktur AS Roma, Claudio Ranieri ungkap Giacomo Raspadori tidak tertarik bergabung dengan timnya, sebelum sang penyerang memilih gabung ke Atalanta.
Claudio Ranieri baru-baru ini menyatakan bahwa Giacomo Raspadori tidak berminat untuk berbicara dengan pihak AS Roma, yang menjadi momen tepat untuk menilik kembali transfer terbesar dalam karier sang manajer.
Salah satu periode transfer paling penting bagi Ranieri terjadi saat menjabat sebagai manajer Chelsea, di mana ia mendatangkan Frank Lampard dari West Ham United seharga 11 Juta Poundsterling.
Lampard kemudian berkembang menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub, sementara rekrutan lain seperti William Gallas dan Emmanuel Petit membantu menstabilkan pertahanan serta memberikan pengalaman di lini tengah tim.
Kesuksesan transfer Ranieri yang paling fenomenal terjadi di Leicester City pada musim panas 2015, ketika tim rekrutmen berhasil mengidentifikasi pemain kunci yang membawa klub meraih gelar juara Premier League.
N’Golo Kante menjadi pusat keberhasilan tersebut setelah didatangkan dari Caen dengan biaya rendah, di mana energi serta kemampuannya membaca permainan membuatnya tidak tergantikan di lini tengah skuat The Foxes.
Keputusan Ranieri untuk merekrut Kante terbukti sangat krusial dalam membentuk kemitraan yang mendefinisikan lini tengah bersama Danny Drinkwater, hingga akhirnya berhasil membawa Leicester City menjadi juara liga.
Sepanjang karier kepelatihannya yang berlangsung selama beberapa dekade, Ranieri juga sempat mengalami kegagalan dalam merekrut beberapa pemain besar yang menjadi target utamanya di berbagai klub yang ia tangani.
Artikel Tag: Claudio Ranieri
Published by Cakrawalanews.info at https://cakrawalanews.info/bola/gagal-datangkan-raspadori-ingat-kembali-transfer-besar-claudio-ranieri
