
cakrawalanews.info – Meta memperkenalkan gadget AI baru bernama Muse Charm dalam ajang Meta Connect 2026. Perangkat berukuran kecil ini dirancang sebagai tempat khusus untuk mengakses Muse, personal AI agent milik Meta.
Bentuknya yang mungil dan bisa dibawa atau dipasang sebagai gantungan kunci membuat Muse Charm sekilas mengingatkan pada Tamagotchi, mainan virtual populer yang sempat booming pada era 1990-an.
Bedanya, Muse Charm bukan hewan peliharaan digital. Perangkat ini dirancang untuk menjadi cara baru berinteraksi dengan AI tanpa harus terus membuka smartphone.
Apa Itu Muse Charm?

Muse Charm merupakan perangkat genggam berukuran kecil yang dibuat khusus untuk mengakses Muse. CEO Meta Mark Zuckerberg memperkenalkannya sebagai perangkat yang memungkinkan pengguna berbicara dan berinteraksi dengan Muse secara lebih cepat.
Ukurannya kurang lebih sebesar casing AirPods dan dapat dibawa di saku atau dipasang pada gantungan kunci. Perangkat ini memiliki layar sentuh sekitar 2 inci dan koneksi 5G, sehingga dapat digunakan tanpa harus bergantung pada koneksi internet dari smartphone.
Muse Charm juga dilengkapi sensor sidik jari untuk memulai interaksi dengan Muse. Di layarnya, pengguna dapat melihat avatar AI yang menjadi representasi Muse.
Meta mengatakan perangkat tersebut membawa kemampuan suara real-time Muse sehingga pengguna cukup berbicara langsung dengan AI tanpa harus membuka aplikasi di ponsel.
Baca juga: Meta One Resmi di Indonesia, Mulai Rp13.900 Dapat Fitur Premium WhatsApp
Bukan Sekadar “Tamagotchi AI”
Kemiripan Muse Charm dengan Tamagotchi memang terlihat dari bentuk perangkat dan keberadaan karakter virtual di layar. Namun, fungsi keduanya sangat berbeda.
Tamagotchi dirancang sebagai hewan peliharaan virtual yang harus dirawat. Sementara itu, karakter pada Muse Charm merupakan avatar dari personal AI agent yang dapat diajak berbicara dan diminta menjalankan berbagai tugas.
Meta memperkenalkan Muse sebagai AI yang tidak hanya memberikan jawaban, tetapi juga dapat mengerjakan tugas atas nama pengguna.
Muse dapat membantu berbagai pekerjaan seperti mengirim email, melakukan riset, merencanakan perjalanan, berbelanja, hingga menjalankan tugas melalui layanan yang telah dihubungkan pengguna.
Muse juga berjalan melalui Muse Secure VM, yaitu komputer virtual khusus yang digunakan untuk menjalankan AI agent sekaligus menyimpan data dan kredensial layanan yang terhubung.
Untuk sejumlah aktivitas sensitif, seperti mengirim email atau melakukan pembelian, Muse akan meminta persetujuan pengguna terlebih dahulu.
Muse Makin Terhubung dengan Banyak Layanan
Bersamaan dengan pengumuman Muse Charm, Meta juga memperluas kemampuan Muse melalui berbagai konektor.
Meta menyebut Muse akan mendapatkan dukungan untuk layanan seperti Walmart, Best Buy, American Eagle, DICK’S Sporting Goods, Fanatics, Gap, Michael Kors, Sephora, Ulta, Wayfair, PayPal, Notion, GitHub, dan Box. Expedia dan Instacart juga disebut akan hadir untuk kebutuhan perjalanan dan belanja.
Muse bahkan akan memiliki alamat email sendiri yang dapat digunakan untuk membantu menyelesaikan pekerjaan tertentu.
Dengan begitu, Muse Charm pada dasarnya berfungsi sebagai perangkat untuk mengakses AI agent tersebut dengan lebih cepat, bukan sebagai AI baru yang terpisah dari Muse.
Muse Charm Bisa Dipakai Tanpa Smartphone
Salah satu daya tarik utama Muse Charm adalah konsepnya yang berbeda dari chatbot AI di smartphone.
Biasanya, pengguna harus mengambil ponsel, membuka aplikasi, lalu mengetik atau berbicara dengan AI. Dengan Charm, pengguna cukup membawa perangkat kecil tersebut dan langsung berbicara dengan Muse.
Koneksi 5G yang dibenamkan ke perangkat juga membuat Charm tidak harus selalu terhubung ke smartphone untuk mengakses Muse.
Konsep ini menjadi bagian dari strategi Meta untuk membuat Muse dapat diakses melalui berbagai perangkat. Selain Charm, Meta juga sedang membawa Muse ke kacamata AI.
Melalui kacamata tersebut, pengguna nantinya dapat meminta Muse memahami objek yang sedang dilihat, misalnya produk di rak toko atau informasi yang tercetak pada sebuah brosur.
Kapan Meta Muse Charm Dijual?
Meta belum mengumumkan harga Muse Charm. Perusahaan juga belum mengungkap tanggal penjualan yang lebih spesifik maupun daftar negara yang akan mendapatkannya.
Namun, Meta menyebut akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai Muse Charm pada akhir tahun. Laporan Reuters menyebut perangkat ini ditargetkan mulai dikirim pada Desember 2026, bertepatan dengan musim liburan.
Artinya, untuk saat ini belum ada informasi resmi mengenai harga Muse Charm di Indonesia maupun jadwal masuk ke pasar Indonesia.
Meta Bawa AI ke Perangkat Baru
Muse Charm menunjukkan upaya Meta untuk membuat AI tidak hanya bergantung pada smartphone.
Dengan bentuk kecil yang bisa dibawa ke mana-mana, koneksi 5G, layar untuk menampilkan avatar, serta kemampuan percakapan suara real-time, Meta mencoba menghadirkan AI dalam bentuk perangkat yang selalu mudah diakses.
Muse Charm memang terlihat seperti Tamagotchi modern, tetapi fungsi utamanya jauh lebih luas. Perangkat ini menjadi “rumah” fisik bagi Muse, personal AI agent Meta yang dirancang untuk membantu pengguna menjalankan berbagai pekerjaan sehari-hari.
Baca juga: Kenapa Banyak Akun WhatsApp Tiba-Tiba Diblokir? Meta Akhirnya Buka Suara
Meta Muse Charm: Spesifikasi dan Fitur Utama
- Layar sentuh OLED sekitar 2 inci
- Koneksi 5G bawaan
- Sensor sidik jari
- Kamera dan mikrofon untuk interaksi dengan AI
- Speaker
- Avatar AI Muse
- Percakapan suara secara real-time
- Bisa dibawa di saku atau dipasang sebagai gantungan kunci
- Terhubung dengan personal AI agent Muse
- Target pengiriman Desember 2026
- Harga belum diumumkan
- Ketersediaan Indonesia belum diumumkan
Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.
(dwk)
