Berita Tenis: Lorenzo Musetti menyelamatkan empat peluang match point lewat penampilan yang memukau di seluruh area lapangan demi membukukan satu tempat di final Lyon Open musim 2026.
Pantang menyerah, petenis berkebangsaan Italia mengalahkan rekan senegaranya, Flavio Cobolli dengan 4-6, 6-2, 7-5 sekaligus melaju ke final Lyon Open.
Setelah berhasil bangkit dalam duel semifinal sesama petenis berkebangsaan Italia, petenis unggulan keenam sempat berada di ambang kekalahan saat memegang servis pada kedudukan 4-5 di set penentu. Tetapi, petenis berusia 24 tahun tetap tenang dan mampu menggagalkan keempat peluang match point di game tersebut, termasuk dua kesempatan beruntun saat tertinggal 15/40, sebelum meningkatkan agresivitasnya untuk memastikan kemenangan dalam pertandingan yang berlangsung selama 2 jam 32 menit.
“Sangat sulit untuk bertanding melawan teman seperti Flavio. Saya tahu betapa pentingnya pertandingan ini baginya,” ujar Musetti. “Namun di sisi lain, karena saya belum banyak mengikuti turnamen, kesempatan untuk mencapai babak final dan kembali ke performa terbaik sangatlah berarti. Saya berjuang sampai akhir. Kami berdua mungkin sama-sama layak untuk menang.”
Petenis unggulan keenam akan melakoni final keduanya musim ini, setelah sebelumnya berhasil mencapai partai puncak di Hong Kong pada bulan Januari. Untuk meraih gelar turnamen ATP ketiganya, ia harus menghadapi petenis unggulan kedua, Taylor Fritz, yang mengalahkan sahabat dekatnya, Tommy Paul, dengan 6-3, 7-5 dalam pertandingan semifinal pertama Lyon Open. Sampai saat ini, petenis unggulan keenam unggul 4-3 dalam head to head melawan Fritz.
Seperti Cobolli, Fritz juga tengah mengejar satu tempat di ATP Finals. Petenis AS kini menempati posisi ke-12 dalam klasemen sementara menuju turnamen akhir musim di Turin, tertinggal 464 poin dari petenis berkebangsaan Spanyol, Rafael Jodar yang berada di posisi kesembilan — posisi yang saat ini menjadi batas terakhir untuk lolos kualifikasi.
Meski menelan kekalahan, Cobolli yang duduk di posisi kelima klasemen tersebut tetap memiliki peluang kuat untuk mencatatkan debutnya di turnamen penutup musim tersebut.
Sementara itu, Musetti bertekad untuk menutup musim 2026 yang penuh tantangan dengan meraih gelar juara Lyon Open. Mantan petenis peringkat 5 dunia sempat terkendala oleh cedera di sepanjang musim, terutama di Australian Open, saat ia sempat unggul dua set tanpa balas atas petenis berkebangsaan Serbia, Novak Djokovic sebelum akhirnya memutuskan mundur akibat cedera kaki.
Namun, petenis berkebangsaan Italia telah menunjukkan performa yang menjanjikan pekan ini dan kini memiliki kesempatan untuk meraih gelar turnamen ATP ketiganya sekaligus gelar pertama sejak musim 2022.
Artikel Tag: taylor fritz, lyon open, lorenzo musetti, flavio cobolli
Published by Cakrawalanews.info at https://cakrawalanews.info/tenis/lorenzo-musetti-pantang-menyerah-demi-tiket-final-di-lyon
