cakrawalanews.info – Perusahaan induk Instagram, Meta kembali memperketat
perlindungan remaja dengan menerapkan sistem kebijakan baru yaitu Filter PG-13.
Sebagai salah satu platform media sosial yang paling populer untuk ruang berekspresi, Instagram menyimpan banyak
kekhawatiran bagi para remaja di bawah umur.
keterbukaan Instagram membuat para remaja rentan terpapar konten yang
tidak sesuai dengan usia mereka. Maka dari itu, Meta perkenalkan filter
perlindungan anak PG-13 sebagai langkah tegas untuk memperketat perlindungan
remaja dari konten beresiko agar tidak mudah diakses oleh anak-anak dan remaja.
Apa itu Filter PG-13 Instagram?
Filter PG-13 atau Parental Guidance 13 adalah istilah yang digunakan dalam sistem
klasifikasi film di Amerika Serikat. Artinya, konten dengan label ini dapat
diakses oleh remaja diatas 13 tahun dengan syarat masih berada di bawah
pengawasan orang tua.
Dalam konteks sosial media, tampaknya Instagram menggunakan istilah
ini untuk melindungi anak-anak dibawah usia 13 tahun dari paparan konten dewasa
maupun konten kekerasan.
Melalui blog pribadinya pada 14 Oktober 2025 Meta mengumumkan adanya
tambahan sistem baru bernama PG-13 guna memfilter konten-konten yang tidak pantas
bagi anak dibawa usia 13 tahun.
“Hari ini, Kami mengumumkan bahwa Akun Instagram Remaja akan dipandu
oleh rating film PG-13 secara default. Ini berarti remaja akan melihat konten
di Instagram yang serupa dengan yang mereka lihat di PG-13” tulis Meta
dalam pernyataan resminya.
Sebelumnya, di tahun lalu 17 September 2024 Instagram meluncurkan “Akun
Remaja” yang bertujuan untuk melindungi para remaja agar dapat menggunakan
Instagram dengan aman. Sebab akun ini memiliki pengaturan untuk membatasi pesan,
interaksi, konten sensitif hingga pengingat batas waktu penggunaan Instagram.
Hadirnya PG-13 di Instagram sebagai bentuk pelengkap dari perlindungan
“Akun Remaja”. “Ini adalah pembaruan paling signifikan untuk Akun Remaja sejak kami
memperkenalkannya tahun lalu dan merupakan pengembangan dari perlindungan
otomatis yang telah disediakan oleh Akun remaja di seluruh dunia”
Baca juga: Fitur Baru Instagram Map Hadir di Indonesia, Bisa Lacak Lokasi Teman!
Yang Baru dari Parental Guidance-13
Jika sebelumnya Instagram hanya memberikan perlindungan dengan cara mengaktifkan
akun privat bawaan, membatasi pesan dengan orang lain, membatasi interaksi
seperti menyembunyikan komentar yang menyinggung dan kata-kata kasar, serta
membatasi waktu penggunaan aplikasi dan mengaktifkan mode tidur.
Kini, dengan PG-13 Instagram menambahkan kebijakan baru yang lebih
ketat, yaitu
- Menyembunyikan atau melarang rekomendasi
postingan yang menggunakan bahasa kasar - Memblokir istilah pencarian dengan kata kunci
sensitif (bunuh diri, melukai diri, alkohol) - Konten aksi kekerasan dan narkoba
- Dilengkapi dengan AI agar tidak memberikan
respon yang tidak sesuai usia.
Mengapa Instagram Ambil Sikap Tegas untuk Melindungi
Anak-Anak?
Mengutip dari CNBC, perusahaan induk Instragram, Meta digugat secara
hukum oleh sejumlah jaksa agung di berbagai negara. Jaksa agung menilai
platform Instagram gagal melindungi keselamatan digital dan memberikan dampak
negatif yang sangat besar kepada anak-anak dan remaja.
“Dari pengujian yang dilakukan, kami melihat bahwa banyak alat
keselamatan Instagram untuk remaja yang sebenarnya tidak bekerja dengan baik” ungkap
Laura Edelson, Profesor dari Northeastern Universitiy dilansir dari CNN.
Laporan lain dari The Wall Street Journal juga mengatakan jika Instagram
memudahkan para remaja untuk menemukan naroba dari iklan atau konten yang
ditayangkan.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dari sekolompok organsasi keamanan
daring dan advokasi anak, menemukan data hampir sekitar 60% remaja berusia 13-15
tahun dilaporkan melihat konten dan pesan yang tidak aman dan tidak sesuai
dengan usia mereka.
Maka dari itu, Instagram mencoba untuk terus memperketat peraturan
terkait keamanan bagi anak-anak dibawah umur dengan meluncurkan berbagai
kebijakan baru dengan menggandeng para orang tua untuk ikut berpartisipasi
dalam mengawasi anak ketika bermain sosial media.
Berdasarkan data dari Ipsos, sebuah perusahaan riset data multinasional
asal Prancis, bahwa 96% orang tua di Amerika Serikat setuju dan menyukai adanya
kebijakan baru untuk melindungi anak-anak dari konten tidak pantas.
Baca juga: Instagram Rilis Fitur Reset Rekomendasi Konten dan AI Adult Classifier
Cara Mengaktifkan Filter PG-13
Untuk mengaktifkan filter PG-13, pengguna Instagram dapat mengaturnya
di pengaturan Instagram pribadi. Caranya dengan mengklik ikon garis tiga di
pojok kanan profil instagram untuk masuk dalam pengaturan. Setelah itu,
pengguna dapat menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
Bagi orang tua yang ingin mengawasi dan mengontrol akun Instagram buah
hati, dapat menggulir pengaturan hingga menemukan tulisan “Pengawasan untuk
Anak Remaja”. Kemudian memilih akun mana yang akan diawasi. Jika sudah
mendapatkan persetujuan, maka orang tua dapat mengantisipasi Instagram sang
anak terdapat konten yang tidak pantas.
Kehadiran kebijakan baru perlindungan anak di Instagram patut
diapresiasi. Di tengah derasnya arus konten digital, kebijakan seoerti ini penting
agar remaja dapat menikmati media sosial dengan lebih aman dan terarah.
Baca artikel dan berita lainnya di Google News
(SS)


