Cakrawalanews.info-Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokes Polda Sulawesi Selatan secara resmi menyerahkan jenazah Florencia Lolita Wibisono (33), korban kecelakaan pesawat ATR 42-500, kepada pihak keluarga di Makassar pada Rabu (21/1/2026).
Penyerahan dilakukan setelah tim DVI memastikan kecocokan data post mortem nomor 62B.01 dengan data ante mortem AM004 milik pramugari Indonesia Air Transport (IAT) tersebut.
Sponsor
Kakak kandung korban, Felix Wibisono, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian, mulai dari Basarnas, TNI/Polri, hingga pihak Angkasa Pura.
Felix mengungkapkan rasa syukurnya karena sang adik berhasil ditemukan sehingga keluarga dapat segera membawanya pulang ke Jakarta untuk proses pemakaman.
Meski diliputi suasana duka saat menyaksikan jenazah dimasukkan ke dalam peti mati, Felix juga menyampaikan doa agar korban lainnya yang belum ditemukan dapat segera teridentifikasi. Ia berharap keluarga korban lain diberikan kekuatan yang sama dalam menghadapi musibah kecelakaan yang terjadi di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep tersebut.
Setelah prosesi penyerahan di Posko DVI Polda Sulsel, peti jenazah diberangkatkan menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada pukul 16.36 WITA.
Jenazah dijadwalkan diterbangkan ke Jakarta pada pukul 19.00 WITA. Hingga saat ini, baru dua jenazah yang ditemukan dari total 10 orang di dalam pesawat, dengan satu jenazah pria lainnya masih dalam proses identifikasi.( ar/wa)
