ASDP Didorong Alokasikan Anggaran Kapal untuk Pembangunan Dermaga Baru di Ketapang – cakrawalanews.co

BANYUWANGI, Cakrawalanews.info — Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono menyatakan bahwa PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dapat menggunakan sebagian kecil anggaran pengadaan kapal feri untuk pembangunan dermaga baru di lintasan penyeberangan Ketapang, Banyuwangi menuju Gilimanuk, Bali guna mencegah terulangnya kemacetan parah.

Bambang Haryo Soekartono memberikan solusi agar ASDP membangun dermaga pasangan baru, baik di Dermaga Bulusan Ketapang maupun di Gilimanuk, supaya antrean panjang dan kemacetan seperti yang terjadi pada arus mudik dan balik Lebaran tahun 2026 tidak terulang kembali, hal tersebut disampaikan pada hari Senin, tanggal 6 April 2026 saat melakukan kunjungan kerja di Kantor ASDP Cabang Ketapang, Banyuwangi.

Bambang Haryo Soekartono menyampaikan bahwa antrean panjang kendaraan yang sempat mencapai 40 kilometer di jalan menuju Pelabuhan Gilimanuk saat arus mudik, serta kemacetan di jalan nasional menuju Pelabuhan Ketapang saat arus balik, bukan disebabkan oleh kekurangan armada kapal.

Berdasarkan hasil rapat bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Dinas Perhubungan Provinsi Bali, ASDP, KSOP, Satpolairud, dan pemangku kepentingan lainnya, Bambang Haryo Soekartono menjelaskan bahwa kendala utama adalah kekurangan dermaga untuk proses bongkar muat armada kapal feri.

“Tadi, saat kami rapat bersama semua sepakat bahwa kemacetan dan antrean panjang kendaraan saat arus mudik/balik Lebaran 2026, karena dermaga yang terbatas dan butuh dibangun dermaga baru,” kata anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra tersebut pada hari Senin, tanggal 6 April 2026.

Bambang Haryo Soekartono menilai ASDP bisa mengalihkan sebagian kecil anggaran pengadaan empat unit kapal feri tahun ini untuk proyek tersebut, dengan target dermaga baru sudah tersedia sebelum tahun baru atau sebelum arus mudik tahun depan.

Bambang Haryo Soekartono menambahkan bahwa langkah ini akan memberikan keuntungan kembali kepada ASDP melalui jasa kepelabuhanan, layanan sandar kapal, serta pelayanan penumpang.

Ketua Asosiasi Sopir Logistik Indonesia (ASLI) Selamet Barokah turut berharap agar Bambang Haryo Soekartono terus mengawal pembangunan dermaga baru ini karena para sopir logistik selalu menjadi pihak yang dirugikan saat kemacetan terjadi.

“Besar harapan kami dengan kehadiran anggota DPR RI bisa terus mendorong dan mengawal pembangunan dermaga baru, dan ini merupakan aspirasi kami dari sopir logistik yang selalu dirugikan saat terjadi kemacetan, semoga ini menjadi solusi yang segera terealisasi,” kata Selamet Barokah pada hari Senin, tanggal 6 April 2026.

Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Yossianis Marciano mengungkapkan bahwa pada tahun ini pihak perusahaan memang akan mengupayakan peningkatan fasilitas dan sarana prasarana, termasuk penambahan dermaga di sisi Ketapang maupun Gilimanuk.

“Kami juga akan melakukan penataan kembali pelabuhan, baik di Ketapang maupun di Gilimanuk, sehingga ke depan semakin lancar,” ujar Yossianis Marciano.

Yossianis Marciano juga mengajak para operator kapal swasta untuk mulai mengganti armada mereka dengan kapal yang memiliki kapasitas lebih besar guna mengimbangi pertumbuhan penduduk dan volume kendaraan di Selat Bali.

“Puluhan kapal feri yang beroperasi di Selat Bali saat ini rata-rata berkapasitas kecil, sehingga daya tampung atau daya angkut tidak maksimal. Karena pertumbuhan penduduk terus tinggi, dan ini harus diiringi dengan menyediakan kapal-kapal berukuran besar,” kata Yossianis Marciano mengakhiri penjelasannya pada hari Senin, tanggal 6 April 2026.(wa/ar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *