Limbah Rumah Tangga jadi Ancaman Sungai, Gerindra Minta Sanitasi Surabaya Diperkuat

Surabaya, CakrawalaNews.co – Urusan air limbah rumah tangga kerap luput dari perhatian karena tidak selalu terlihat. Namun, ketika limbah dibuang tanpa pengolahan yang tepat, dampaknya bisa merembet ke sungai, air tanah, lingkungan permukiman hingga kesehatan warga.

Persoalan tersebut menjadi perhatian Fraksi Gerindra DPRD Kota Surabaya yang menyatakan persetujuan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Juru bicara Fraksi Gerindra DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko atau Cak Yebe, menilai regulasi tersebut tidak boleh berhenti sebagai aturan administratif.

Menurutnya, keberadaan Perda harus mampu memastikan masyarakat memperoleh layanan sanitasi yang layak sekaligus mencegah pencemaran lingkungan.

“Pengelolaan air limbah domestik menjadi bagian penting untuk mewujudkan Surabaya sebagai kota yang sehat, bersih, tertata, dan berkelanjutan. Tak hanya membangun infrastruktur, pengelolaan ini juga berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat, kualitas lingkungan, dan hak warga untuk tinggal di lingkungan permukiman yang layak,” tegas juru bicara Fraksi Gerindra DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, dalam Rapat Paripurna penyampaian Pendapat Akhir Fraksi, Senin, 19 Oktober 2026.

Menurut Cak Yebe, kebutuhan terhadap sistem pengelolaan air limbah semakin penting seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan kawasan permukiman di Surabaya.

Air limbah domestik sendiri tidak hanya berasal dari toilet atau septic tank.

Ada pula grey water yang berasal dari aktivitas sehari-hari seperti mandi, mencuci, dan memasak.

Jenis limbah tersebut bahkan disebut dapat mendominasi sekitar 50 hingga 80 persen dari keseluruhan air limbah domestik.

Persoalannya, ketika limbah rumah tangga langsung dialirkan atau dibuang tanpa pengolahan yang memadai, lingkungan menjadi pihak yang menerima dampaknya.

Air tanah dan badan air dapat tercemar, sementara kualitas lingkungan permukiman ikut terancam.

Kondisi itu membuat pengelolaan air limbah menjadi semakin relevan dengan tantangan Surabaya saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *