Berita Liga Italia: Gazzetta dello Sport melaporkan Gerry Cardinale belum panik meski kekalahan dari Benfica, namun lawan Lecce jadi momentum wajib bagi Ruben Amorim.
Kekecewaan Milan bertambah pekan ini setelah Rossoneri hanya lolos ke Liga Europa musim lalu. Suporter yang memadati stadion disuguhi penampilan mengecewakan semua pihak, termasuk Gerry Cardinale yang menyusun skuad dengan ambisi berbeda.
Mengingat investasi besar di bursa transfer dan dukungan penuhnya, Cardinale mengharapkan hasil berbeda. Ia menonton laga tersebut dari New York dan akan kembali ke Milan untuk hadir di tribun saat laga melawan Lecce.
Dari sekian kandidat yang dibicarakan musim panas lalu, Cardinale memilih Amorim karena karisma dan pendekatan tegasnya dalam membentuk tim, dengan visi Milan yang mendominasi penguasaan bola dan permainan, jauh berbeda dari gaya Milan musim 2025/26.
Cardinale memberi dukungan penuh, termasuk kehadiran di hampir setiap laga serta belanja besar di bursa transfer. Mustahil baginya untuk menyerah hanya setelah 5 laga dan 1 kekalahan.
Kepercayaan terhadap Amorim pun tetap terjaga, dengan posisinya di kursi pelatih dinilai aman. Meski begitu, perubahan tetap dibutuhkan mulai laga Lecce akhir pekan ini di Serie A, mengingat Milan akan menjalani 9 laga padat Oktober dan November.
Lima pertandingan diantaranya laga tandang yang sangat penting, termasuk melawan Sassuolo, Salzburg, Bournemouth, Udinese, hingga derby Milano. Amorim sendiri disebut menghabiskan malam sendirian di Milanello untuk merenung.
Ia berencana mengembalikan Adrien Rabiot dan terutama Christian Pulisic, yang menurutnya “marah” karena minim menit bermain, ke susunan starter.
Artikel Tag: ac milan, liga italia, gerry cardinale
Published by Cakrawalanews.info at https://cakrawalanews.info/bola/gerry-cardinale-tetap-dukung-amorim-lecce-jadi-turning-point
