Jakarta, 4 Maret 2026 — PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya melalui program Light Up The Dream kembali menghadirkan terang bagi 92 keluarga prasejahtera dengan memberikan penyambungan listrik dan penambahan daya secara gratis.
Program _Light Up The Dream_ merupakan inisiatif sosial PLN yang didanai dari donasi pegawai PLN. Pada kegiatan kali ini, dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp155 juta yang kemudian disalurkan dalam bentuk penyambungan listrik baru maupun penambahan daya bagi masyarakat prasejahtera agar dapat menikmati akses listrik yang lebih layak untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Dari kiri – Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Ali Murtadho dan General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin menyerahkan secara simbolis bantuan program Light Up The Dream kepada salah satu penerima manfaat dalam rangkaian kegiatan Terang Berkah Ramadan 1447 H di GOR Pengadegan, Jakarta Selatan, Rabu (4/3).
Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Ali Murtadho menyampaikan apresiasinya atas kepedulian PLN dalam membantu masyarakat yang membutuhkan akses listrik sekaligus mendukung program pemerintah daerah.
“Program _Light Up The Dream_ ini juga sejalan dengan Program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui pemberian bantuan kepada masyarakat prasejahtera. Kami mengapresiasi langkah PLN yang turut berkontribusi menghadirkan akses listrik bagi warga yang membutuhkan sehingga dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Ali Murtadho.
Sementara itu, General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk gotong royong pegawai PLN untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

PLN UP3 Bintaro melakukan penyalaan listrik di rumah salah satu warga penerima manfaat program Light Up The Dream, Rabu (4/3).
“Program _Light Up The Dream_ berasal dari donasi pegawai PLN yang secara sukarela ingin membantu masyarakat prasejahtera mendapatkan akses listrik. Kami berharap dengan hadirnya listrik di rumah-rumah penerima manfaat, aktivitas belajar, bekerja, dan beribadah dapat berjalan lebih nyaman,” ungkap Andy Adcha.
