Surabaya, CakrawalaNews.co – Perumda Air Minum (PDAM) Surya Sembada Surabaya membuka peluang mengambil alih pengelolaan jaringan air di sejumlah kawasan perumahan yang selama ini masih dikelola pengembang.
Langkah tersebut akan dilakukan setelah ada persetujuan untuk PDAM masuk ke kawasan tersebut.
Direktur Utama PDAM Surya Sembada Surabaya, Tias Alvin Papatria, mengatakan pihaknya pada prinsipnya siap menyediakan jaringan dan melayani kebutuhan air warga di kawasan yang sebelumnya dikelola pengembang.
“Kita akan siapkan. Jadi jika mereka bersedia untuk kita masuk, kita akan siapkan pipanya,” kata Tias di Gedung DPRD Surabaya pada Rabu, 16 September 2026.
Namun, sebelum mengambil alih jaringan yang sudah ada, PDAM akan melakukan pengecekan terlebih dahulu.
Hal ini untuk memastikan spesifikasi jaringan milik pengembang sesuai dengan standar yang ditetapkan PDAM.
“Pada awalnya kita siap, tetapi kalau jaringan pipanya perlu kita cek dulu. Bagaimana dengan spek kita? Kalau tidak sesuai dengan spek kita, ya kita akan bangun jaringan pipa dulu,” ujarnya.
Menurutnya, pengambilalihan jaringan sangat bergantung pada izin dari pengembang.
PDAM tidak bisa begitu saja masuk ke kawasan yang masih memiliki sistem pengelolaan air sendiri.
“Tergantung mereka membolehkan kapan kita masuk, gitu aja,” katanya.
Jika pengelolaan nantinya resmi dialihkan, status pelanggan juga akan berubah.
