Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Pakar UNAIR Tantang Prabowo Buka Ruang untuk Beda Pendapat

Surabaya, CakrawalaNews.co – Masuknya Rocky Gerung ke jajaran Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Presiden Prabowo Subianto membawa satu pertanyaan besar: apakah sosok yang selama ini dikenal lantang mengkritik kekuasaan dari luar kini tetap bisa menjadi suara kritis ketika sudah berada di dalam lingkar kekuasaan?

Pertanyaan itu mengemuka setelah Prabowo melantik 26 anggota Wantimpres di Istana Negara pada Jumat 2 Oktober 2026, Rocky menjadi salah satu nama yang paling mencuri perhatian di antara formasi baru tersebut.

Pakar Komunikasi Politik Universitas Airlangga (UNAIR), Dr Suko Widodo Drs MSi, menilai masuknya figur dengan latar belakang beragam, termasuk Rocky Gerung yang dikenal kritis, seharusnya tidak berhenti pada simbol keberagaman di tubuh Wantimpres.

Menurut Suko, keberadaan tokoh dengan pandangan berbeda baru memiliki arti apabila benar-benar menghasilkan keragaman perspektif dalam proses pemberian pertimbangan kepada Presiden.

“Komposisi beragam ini wujud strategi politik representasi agar lingkar pertimbangan tidak hanya diisi pihak sepaham. Namun, representasi baru bernilai jika menghasilkan keragaman pandangan, bukan sekadar nama,” terang dosen S3 Ilmu Sosial tersebut dikutip pada Senin, 12 Oktober 2026.

Di titik inilah posisi Rocky Gerung menjadi menarik.

Sebelum masuk ke Wantimpres, Rocky dikenal sebagai salah satu pengamat yang kerap menyampaikan kritik terhadap pemerintah dan kebijakan publik.

Kini, ia justru berada di dalam lembaga yang bertugas memberikan pertimbangan kepada Presiden Prabowo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *