Surabaya, CakrawalaNews.co – Penyerapan anggaran Rp5 juta per RW untuk kegiatan generasi muda atau Gen Z di Surabaya masih rendah.
Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Cahyo Siswo Utomo, meminta pemerintah kecamatan tak sekadar memverifikasi berkas, tetapi juga mendampingi Karang Taruna agar program berjalan optimal.
Cahyo mengungkapkan, dari sampling terhadap 10 kecamatan, hanya tujuh yang tercatat menyerap anggaran tersebut.
Bahkan, serapan tertinggi hingga September 2026 baru mencapai 8,16 persen.
“Dari yang 10 kemarin kami sampling 10 kecamatan kemarin, hanya tujuh yang menyerap. Dari tujuh itu pun yang paling tinggi 8,16% serapannya,” kata Cahyo, Selasa, 20 Oktober 2026.
Menurutnya, anggaran ini ditujukan untuk mendorong produktivitas pemuda usia 16-30 tahun, membuka peluang usaha, mengurangi pengangguran, serta mendukung program Kampung Pancasila.
Karena itu, dana tersebut seharusnya digunakan untuk kegiatan produktif, bukan sekadar acara seremonial.
