Cakrawalanews.info – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Situbondo, Jawa Timur, kini tengah mempersiapkan pendirian pos terpadu di pintu keluar tol Situbondo bagian barat. Langkah strategis ini diambil seiring dengan rencana pengoperasian ruas jalan tol Prosiwangi (Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi) guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Kasat Lantas Polres Situbondo AKP Nanang Hendra Irawan menjelaskan bahwa pihaknya telah meninjau langsung lokasi yang akan menjadi titik krusial tersebut pada Rabu. “Kemarin kami sudah melakukan pengecekan pintu keluar tol Situbondo barat, yakni Desa/ Kecamatan Suboh, dan di lokasi exit tol akan kami dirikan pos terpadu (operasi ketupat),” kata AKP Nanang Hendra Irawan di Situbondo, Rabu.
Konten Sponsor
Berdasarkan rencana yang ada, ruas jalan tol Prosiwangi dijadwalkan mulai dibuka pada 13 Maret 2026. Pengoperasian jalur ini dilakukan secara fungsional demi menyokong pergerakan masyarakat selama masa mudik Idul Fitri 1447 Hijriah. AKP Nanang menambahkan bahwa keberadaan jalur bebas hambatan ini diharapkan mampu menjadi solusi atas potensi kemacetan. “Jadi, tol ini dioperasikan untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas yang diprediksi akan meningkat hingga 20 persen dibanding arus mudik tahun sebelumnya,” katanya.
Keputusan untuk mendirikan pos terpadu di pintu keluar tol Situbondo barat selama periode arus mudik dan balik tahun ini didasari oleh perkiraan bahwa mayoritas pemudik akan beralih menggunakan jalur tol. Pihak kepolisian ingin memastikan tidak terjadi penumpukan kendaraan saat keluar dari jalur bebas hambatan tersebut. “Kami prediksi arus mudik padat dan banyak yang memilih lewat tol, oleh karena itu di kawasan pintu keluar tol Situbondo barat kami dirikan pos terpadu untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan arus lalu lintas,” tutur Nanang menjelaskan.
Secara keseluruhan, dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Situbondo telah menyiapkan sebanyak enam titik pos yang terdiri dari pos pelayanan, pos pengamanan, hingga pos terpadu. Seluruh pos tersebut tersebar di sepanjang jalur pantura yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali guna memberikan rasa aman bagi para pemudik Idul Fitri 1447 Hijriah. ( ar/at)
