Surabaya. Cakrawalanews.info – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur Deni Wicaksono meminta Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengaudit pelaksanaan mitigasi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bahan evaluasi menghadapi musim kemarau tahun depan.
“Angka ini terlalu besar untuk dianggap sebagai persoalan musiman biasa. Hampir 400 ribu warga terdampak kekeringan dan lebih dari 9.500 hektare lahan terbakar. Ini harus menjadi alarm,” kata Deni di Surabaya, Jumat (23/10/2026)
Deni mengatakan, hingga awal Oktober 2026, sekitar 395.438 warga di 24 kabupaten/kota terdampak kekeringan.
Sementara itu, sedikitnya 150 kejadian karhutla tercatat di 25 kabupaten/kota sejak Juni hingga awal Oktober, dengan luas lahan terbakar mencapai sekitar 9.540 hektare.
