Berita Sepak Bola: Pelatih kepala Wales, Craig Bellamy, melayangkan kritik tajam terhadap format baru jeda internasional yang memuat empat pertandingan sekaligus. Pernyataan tersebut disampaikan Bellamy usai anak asuhnya harus mengakui keunggulan Denmark lewat gol penalti Rasmus Hojlund pada laga UEFA Nations League di Cardiff City Stadium.
Kekalahan tersebut menjadi hasil negatif ketiga yang diraih Wales dalam empat pertandingan yang dihelat hanya dalam rentang waktu 10 hari. Craig Bellamy menilai jadwal padat yang lahir dari penggabungan jeda internasional tersebut sangat menguras fisik pemain serta memberikan dampak yang sangat merugikan bagi timnya.
Mantan pilar Liverpool dan Manchester City itu menegaskan bahwa format baru ini hanya menguntungkan negara-negara raksasa yang memiliki kedalaman skuad melimpah. Menurutnya, tim seperti Wales yang dihantam badai cedera bakal sangat kesulitan untuk melakukan rotasi pemain dengan kualitas sepadan.
“Secara fisik, saya sepenuhnya setuju dengan pihak-pihak yang tidak menyukai [jendela baru ini]. Ini sama sekali tidak masuk akal. Empat pertandingan di tingkat seperti ini… untuk negara-negara lain, kami tahu siapa mereka karena saya berada di ruangan saat mereka semua memungut suara untuk itu. Saya adalah salah satu yang tidak memilihnya, karena kami tahu itu sepenuhnya merugikan kami,” ujar Bellamy.
Krisis pemain yang dialami Wales kian memperparah situasi sepanjang jeda internasional kali ini. Sejumlah pilar utama seperti Karl Darlow, Joe Rodon, Dylan Lawlor, serta Harry Wilson harus absen total akibat cedera, sementara David Brooks menyusul menepi usai laga pembuka kontra Portugal.
Kondisi fisik yang terkuras juga memaksa Bellamy tidak menurunkan Dan James saat bersua Denmark, serta menarik keluar Ben Davies di penghujung laga. Bellamy menilai absennya para pemain kunci dalam empat laga beruntun sangat memukul kekuatan tim nasional secara keseluruhan.
“Jika kami memiliki beberapa pemain yang cedera, dan kami mengalami lebih dari satu atau dua, mereka akan melewatkan empat pertandingan. Kami bisa mengatasinya jika hanya dua pertandingan. Intensitas skuad, kemampuan atletis, menurut saya [jeda empat pertandingan ini] memang dirancang untuk tim-tim elite yang bisa melakukan rotasi dengan kualitas sepadan. Hal ini memberikan tekanan nyata bagi banyak dari kami,” kata Bellamy menegaskan.
Artikel Tag: craig bellamy, denmark, wales, uefa nations league
Published by Cakrawalanews.info at https://cakrawalanews.info/bola/wales-keok-craig-bellamy-kritik-format-baru-jeda-internasional-usai
