Jember, Cakrawalanews.info Penumpang kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, Jawa Timur, mengalami peningkatan signifikan saat libur panjang memperingati Jumat Agung dengan tingginya mobilitas penumpang di sejumlah stasiun wilayah daop setempat selama periode Kamis, 2 April 2026 hingga Minggu, 5 April 2026.
Kepadatan mulai terjadi sejak hari Kamis, 2 April 2026 dengan jumlah keberangkatan penumpang yang telah dilayani mencapai 11 ribu orang, demikian disampaikan Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Cahyo Widiantoro di Jember pada hari Jumat, 3 April 2026.
Cahyo Widiantoro menjelaskan bahwa angka kepadatan masih relatif tinggi pada hari Jumat, 3 April 2026 ini dengan jumlah penumpang tercatat sebanyak 10.307 orang yang berangkat dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 9 Jember dan dapat bertambah mengingat masih terdapat perjalanan kereta api hingga malam hari.
Selama masa libur tersebut, KAI Daop 9 Jember mengoperasikan sebanyak 26 perjalanan kereta api yang terdiri dari KA jarak jauh komersial, KA Jarak Jauh PSO, serta KA Lokal PSO dengan total kapasitas tempat duduk yang disediakan mencapai 32.760 kursi.
“Kami memprediksi rata-rata keberangkatan penumpang di wilayah Daop 9 Jember pada periode libur panjang mencapai 10.500 penumpang setiap harinya, meningkat sekitar 6 persen dibandingkan pada hari biasa,” kata Cahyo Widiantoro.
Peningkatan jumlah penumpang tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman dan nyaman.
“Pada momentum libur panjang ini, kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh penumpang. KAI Daop 9 Jember terus memastikan operasional perjalanan kereta api berjalan dengan aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Cahyo Widiantoro.
Cahyo Widiantoro mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan agar merencanakan perjalanan dengan baik serta datang lebih awal ke stasiun untuk menghindari antrean saat proses boarding.
KAI Daop 9 Jember terus berupaya menghadirkan layanan transportasi yang andal dan berkeselamatan, sehingga perjalanan masyarakat selama libur panjang dapat berlangsung dengan lancar dan menyenangkan.(wa/ar)
