CakrawalaNews.co – Rapat Paripurna DPRD Kota Surabaya dengan agenda jawaban Wali Kota atas pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda APBD 2026, Selasa (13/10/2025), diwarnai interupsi keras dari anggota dewan.
Interupsi disampaikan anggota dari partai NasDem, Imam Syafi’i, saat pimpinan rapat Laila Mufidah hendak menutup jalannya sidang paripurna yang turut dihadiri Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji.
Dalam interupsinya, Imam mempertanyakan komitmen transparansi Pemerintah Kota Surabaya terkait rencana pembiayaan alternatif melalui pinjaman daerah yang akan ditempuh dalam APBD 2026.
“Ada bunga pinjaman sekitar Rp500 miliar dan total utang yang akan diambil Pemkot. Apakah Cak Ji bersedia mempublikasikan hal itu secara terbuka kepada publik?” tanya Imam di hadapan forum paripurna.
