Surabaya, CakrawalaNews.co – Sebuah permainan kartu tidak selalu sekadar menjadi sarana hiburan.
Di tangan mahasiswa dan alumni Visual Communication Design (VCD) Universitas Ciputra Surabaya, permainan kartu justru dikembangkan menjadi media untuk membangun kesadaran tentang buta warna sekaligus menciptakan ruang bermain yang lebih inklusif.
Inovasi tersebut diberi nama Yucca Card. Permainan ini mengadaptasi konsep permainan Uno dengan memadukan sejumlah elemen dari Wild Uno dan Flip Uno, kemudian menambahkan pendekatan color blind awareness agar permainan dapat dinikmati bersama, termasuk oleh penyandang buta warna.
Paulina Sirait, anggota tim desain Yucca Card sekaligus mahasiswa Visual Communication Design, mengatakan gagasan utama permainan tersebut bukan hanya membuat permainan baru, tetapi juga membangun kesadaran bahwa keterbatasan penglihatan warna tidak seharusnya menjadi penghalang untuk bermain bersama.
“Inovasinya mungkin, aku mau ngembangin awareness juga kepada orang-orang yang normal vision dengan orang-orang yang buta warna, akhirnya kita bisa main bareng-bareng, meskipun ada keterbatasan,” tuturnya saat konferensi pers pada Senin, 19 Oktober 2026.
Konsep Yucca Card berangkat dari permainan yang sudah familiar bagi banyak orang.
Tim kemudian menggabungkan karakteristik Wild Uno dan Flip Uno dengan elemen khusus yang dirancang agar informasi pada kartu tidak hanya bergantung pada warna.
“Ini bentuk permainannya seperti Uno, tapi kita menggabungkan dua Uno, seperti Wild Uno dan juga Flip Uno. Jadi, kita gabungin jadi satu dan terbentuklah Yucca Card,” jelasnya.
Menariknya, pengembangan Yucca Card dilakukan dalam waktu relatif singkat.
Paulina mengungkapkan tim melakukan riset selama sekitar satu minggu, sedangkan proses pembuatan produknya berlangsung sekitar tiga hingga empat minggu.
Ide tersebut muncul dari diskusi sederhana mengenai jenis permainan yang ingin dikembangkan.
